1j yang lalu
MicroStrategy Jual 1.638 BTC Senilai US$104,7 Juta untuk Danai Dividen dan Buyback STRC
MicroStrategy melepas 1.638 Bitcoin senilai US$104,7 juta pada akhir bulan lalu untuk memperkuat likuiditas sekaligus menopang saham preferen perpetual STRC, menurut dokumen yang diajukan ke SEC.
Periode 27 Juli hingga 2 Agustus, perusahaan menjual 1.638 BTC pada harga rata-rata US$63.957 dan membukukan dana masuk US$104,7 juta. Dari jumlah tersebut, US$52,4 juta dialokasikan untuk pembayaran dividen STRC dan US$52,3 juta untuk pembelian kembali (repurchase) saham STRC. Setelah transaksi, cadangan Bitcoin MicroStrategy tercatat 842.138 BTC, dengan total biaya perolehan sekitar US$63,5 miliar.
Dalam periode pelaporan yang sama, MicroStrategy juga menghimpun US$290,6 juta dari penjualan saham biasa MSTR. Dana itu digunakan untuk menambah cadangan dolar AS sebesar US$250 juta, melakukan repurchase STRC tambahan senilai US$28,9 juta, serta menambah saldo kas US$11,7 juta.
Executive Chairman Michael Saylor menulis di X bahwa perusahaan melakukan repurchase STRC senilai US$81,2 juta selama periode tersebut dan memperpanjang "runway" pendanaan berbasis dolar AS selama 57 hari menjadi sekitar 2,3 tahun. Ia juga menyebut MicroStrategy kini memegang ₿842.138 dan sekitar US$4,0 miliar dalam cadangan USD.
Langkah ini sejalan dengan kerangka permodalan yang diumumkan MicroStrategy pada akhir Juni, yang secara eksplisit mengizinkan penjualan Bitcoin untuk mendanai dividen saham preferen, kewajiban utang, pembelian kembali yang disetujui, serta penguatan cadangan dolar AS. Kebijakan tersebut menandai pergeseran dari pendekatan sebelumnya yang cenderung mengarahkan hampir seluruh kas tersedia untuk membeli BTC tambahan.
Instrumen preferen STRC menjadi salah satu pilar penggalangan dana perusahaan. Namun STRC diperdagangkan sekitar US$89,40 pada sesi prapasar Senin, sekitar 10,6% di bawah nilai nominalnya US$100. Kondisi diskon ini membuat penggalangan modal baru melalui penerbitan preferen menjadi kurang efisien. Manajemen menyatakan ingin STRC kembali mendekati par sebelum melanjutkan akumulasi Bitcoin yang lebih agresif.
Sebelumnya pada awal Juli, MicroStrategy menjual 3.588 BTC (sekitar US$216 juta) pada 6 Juli dan mengungkap penjualan 32 BTC pada awal Juni—penjualan Bitcoin yang dilaporkan pertama sejak transaksi terkait pajak pada 2022. Dalam paparan kinerja kuartal II pada 31 Juli, Saylor mengatakan perusahaan tidak lagi akan menyalurkan setiap dolar untuk pembelian Bitcoin secara segera. CEO Phong Le menambahkan, pembelian BTC baru akan ditahan selama STRC masih diperdagangkan di bawah nilai nominal US$100.
Per 26 Juli, MicroStrategy telah mengumpulkan cadangan USD sebesar US$3,75 miliar; penjualan saham terbaru meningkatkan angka itu menjadi sekitar US$4 miliar. Manajemen menyebut cadangan tersebut terutama ditujukan untuk menutup dividen preferen dan kewajiban utang, kecuali dewan menyetujui penggunaan lain.
Untuk strategi dividen dan buyback, MicroStrategy mempertahankan tingkat dividen tahunan STRC sebesar 12% untuk Agustus meski harga STRC berada di bawah par. Di bawah revisi kebijakan 29 Juni, keputusan dividen kini mempertimbangkan harga pasar, imbal hasil pesaing, volatilitas Bitcoin, credit spread, serta cakupan cadangan kas—bukan otomatis menaikkan dividen setiap kali STRC turun di bawah US$100. Perusahaan juga lebih mengandalkan repurchase STRC saat harga diskon dibanding menaikkan dividen berulang kali. Pengungkapan menunjukkan buyback STRC sekitar US$25 juta antara 20 Juli dan 26 Juli, dan hampir US$1 miliar masih tersedia dalam otorisasi pembelian kembali sekuritas preferen.
Dari sisi pasar dan analis, sejumlah komentator termasuk pendiri CryptoQuant Ki Young Ju mendorong jeda sementara pembelian Bitcoin agar perusahaan dapat membangun ulang cadangan kas dan menerapkan kerangka pembelian yang lebih sistematis. MicroStrategy melaporkan rugi bersih kuartal II sebesar US$8,22 miliar, dipicu rugi penilaian wajar yang belum direalisasi (unrealized fair value loss) atas kepemilikan Bitcoin sebesar US$8,32 miliar. Manajemen menegaskan kerugian akuntansi tersebut tidak mengubah strategi Bitcoin jangka panjang, namun para eksekutif menekankan pemulihan STRC mendekati US$100 sebagai prioritas sebelum kembali meningkatkan pembelian BTC.
Benchmark dan H.C. Wainwright mempertahankan rekomendasi beli atas MicroStrategy setelah rilis kinerja kuartalan, meski Benchmark memangkas target harga. Para analis menilai cadangan kas yang lebih besar, repurchase saham preferen, dan "playbook" pendanaan perusahaan dapat memperbaiki kemampuan penggalangan modal ke depan, meski prospek emiten tetap sangat terkait dengan pergerakan harga Bitcoin dan permintaan terhadap STRC.
Intinya, MicroStrategy mulai mengurangi sebagian kecil kepemilikan Bitcoin dan menjual saham MSTR untuk mempertebal likuiditas serta menstabilkan instrumen preferennya. Strategi ini ditujukan untuk menjaga fleksibilitas pendanaan dan membuka peluang melanjutkan akumulasi BTC ketika kondisi dinilai lebih mendukung.