BingX App

Download
  • Market
  • Spot
    Trade
    Spot
    Trade aset populer dengan cepat
    Tukarkan
    Pertukaran cepat, transaksi mudah
    Buka
    LaunchHub
    Temukan token potensial masa depan hari ini
    Bot Spot
    Spot trading otomatis untuk memaksimalkan pengembalian
    APIs
    Integrasi yang mulus, kemungkinan tak terbatas
  • Futures
    Trade
    Perp Futures USDⓢ-M
    Trading lanjutan diselesaikan dalam USDⓢ
    EventX
    Prediksi dan trade peristiwa populer dalam satu platform
    Perp Futures Koin-M
    Trading lanjutan menggunakan kripto sebagai margin
    Futures USDC-M
    Trading lanjutan menggunakan USDC sebagai margin
    Standard Futures
    Mudah digunakan untuk investor biasa
    Buka
    Panduan Futures
    Kuasai perdagangan futures: dari pemula hingga profesional
    Informasi Trading
    Lihat info pasar, panduan trading, dll.
    Trading Demo
    Gunakan aset virtual untuk mencoba trading sungguhan tanpa risiko
  • TradFi
    Ikhtisar
    Trade saham, indeks, logam, komoditas, dan valas dengan kripto
    Perpetual Futures
    Trade aset global dengan leverage hingga 1000x
  • Bot
    Strategi trading
    Futures Grid
    Arbitrase dari fluktuasi di pasar bullish dan bearish
    Martingale
    Beli murah, jual mahal, dan kurangi biaya posisi
    Spot Grid
    Beli murah dan jual mahal secara otomatis untuk mengambil untung dari pergerakan harga naik
    Spot Infinity Grid
    Nilai posisi tetap: Jual saat harga naik, beli saat harga turun secara terus-menerus.
    Strategi sinyal
    Strategi sinyal
    Trading otomatis yang andal dengan latensi rendah
  • Copy Trading
    Copy Trading Futures
    Kembangkan portofolio futures Anda bersama para trader terkemuka
    Copy Trading Spot
    Ikuti para ahli spot terkemuka di dunia
    Perekrutan Trader Elite
    Bergabung dengan komunitas trading kripto terbesar
    Papan Peringkat
    Manfaatkan kebijaksanaan elite global untuk mendapatkan profit maksimal
  • Wealth
    Earn
    Jaminan pokok dan keuntungan tinggi dengan risiko minimal
    Meminjamkan
    Amankan pinjaman instan, bayar kembali kapan saja
    Investasi Ganda
    Beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi, menavigasi fluktuasi pasar dengan mudah
  • Pusat Hadiah
  • Lebih Banyak
    Hadiah
    VIP
    Undang teman dapatkan bonus
    Pusat Promosi
    Akademi BingX
    Akademi BingX
    Berita BingX
    Pusat Pengetahuan
    Analisis Harga
    Cara Beli Kripto
    Konverter Mata Uang
    TradingView
    Perusahaan
    Tentang Kami
    Rencana Cadangan 100%
    Mengapa Percaya BingX
    Program Afiliasi BingX
    Komunitas BingX
    BingX Blog
    Duta Global
    Pusat Bantuan
LoginDaftar
Aset
0
coin-img-ETHETH+0.49%coin-img-BTCBTC+1.73%coin-img-SOLSOL+1.13%coin-img-USDCUSDC-0.02%coin-img-XRPXRP+0.52%coin-img-SPCXBSPCXB+6.34%coin-img-TRXTRX+0.88%coin-img-HYPEHYPE+4.26%coin-img-ETHETH+0.49%coin-img-BTCBTC+1.73%coin-img-SOLSOL+1.13%coin-img-USDCUSDC-0.02%coin-img-XRPXRP+0.52%coin-img-SPCXBSPCXB+6.34%coin-img-TRXTRX+0.88%coin-img-HYPEHYPE+4.26%coin-img-ETHETH+0.49%coin-img-BTCBTC+1.73%coin-img-SOLSOL+1.13%coin-img-USDCUSDC-0.02%coin-img-XRPXRP+0.52%coin-img-SPCXBSPCXB+6.34%coin-img-TRXTRX+0.88%coin-img-HYPEHYPE+4.26%coin-img-ETHETH+0.49%coin-img-BTCBTC+1.73%coin-img-SOLSOL+1.13%coin-img-USDCUSDC-0.02%coin-img-XRPXRP+0.52%coin-img-SPCXBSPCXB+6.34%coin-img-TRXTRX+0.88%coin-img-HYPEHYPE+4.26%

logo

Berita
Sekilas Info

Sekilas Info

Lacak perkembangan kripto global 24/7. Sumber tepercaya untuk berita aktual, tren pasar, dan kabar terbaru.
Semua
Terbaru
Bitcoin
Altcoin
Kepatuhan
Hanya unggulan
2026-08-04
57m yang lalu
Afrika Selatan Susun Pedoman Kripto untuk Awasi Transfer ke Luar Negeri
Afrika Selatan memperketat pengawasan arus kripto lintas negara. National Treasury dan South African Reserve Bank (SARB) merilis draf "Crypto Asset Manual" yang pada intinya mewajibkan sebagian besar transfer kripto ke luar negeri dilakukan melalui penyedia yang berizin dan dilaporkan ke Financial Surveillance Department (FinSurv) di bank sentral. Pokok pengaturan dalam draf tersebut mencakup penetapan kapan perpindahan kripto dikategorikan sebagai peristiwa lintas batas yang teregulasi, terutama saat aset keluar dari Crypto Asset Service Provider (CASP) yang berizin di dalam negeri menuju CASP di luar negeri, atau menuju dompet nonkustodian yang dikendalikan secara pribadi. Transfer semacam itu harus dilaporkan ke FinSurv sebagai bagian dari pemantauan devisa. Draf juga menegaskan pengiriman aset kripto ke luar negeri wajib dieksekusi lewat penyedia yang berotorisasi, bukan melalui jalur yang tidak diawasi. Aktivitas domestik dikecualikan: pembelian atau penjualan kripto menggunakan rand Afrika Selatan melalui penyedia lokal yang berizin tidak diperlakukan sebagai transaksi lintas batas. Untuk sementara, draf hanya membuka ruang bagi individu (bukan institusi) untuk memindahkan kripto ke luar negeri, itu pun tetap dibatasi oleh plafon alokasi valuta asing yang sudah berlaku. Regulator juga menegaskan kripto tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah dan, untuk saat ini, belum membedakan kategori aset digital yang berbeda sambil menunggu riset lanjutan. Pedoman ini menerjemahkan proposal April menjadi kerangka operasional yang untuk pertama kalinya memasukkan kripto ke dalam aturan arus modal Afrika Selatan. Sejumlah bagian Exchange Control Regulations yang berasal dari 1961 akan digantikan, sekaligus menyelaraskan kebijakan dengan panduan FATF dan OECD. Regulator menyatakan mekanisme pelaporan ditujukan untuk mencegah penggunaan kripto sebagai celah penghindaran kontrol devisa serta membantu mendeteksi aliran dana ilegal, dengan menangkap data transaksi melalui kanal teregulasi alih-alih transfer "off-ledger". Pendekatan yang ditekankan adalah pelaporan, keterlacakan, dan pengawasan berbasis risiko, bukan persetujuan ad hoc untuk tiap transaksi. Adopsi kripto di Afrika Selatan disebut terus meningkat. Data Chainalysis dan sumber industri lain menunjukkan negara ini menjadi salah satu pasar aset digital terbesar di Afrika, dengan ratusan penyedia layanan aset virtual berlisensi serta minat institusional yang berkembang, termasuk bank-bank besar yang mengembangkan produk kripto. Draf "Crypto Asset Manual" juga melanjutkan "April Draft Capital Flow Management Regulations" yang memperkenalkan konsep penyedia berotorisasi, pelaporan transaksi, aturan deklarasi, dan sanksi atas ketidakpatuhan. Di sisi pajak dan pelaporan, pada Juli South African Revenue Service (SARS) menerbitkan draf panduan pajak yang menegaskan kripto diperlakukan sebagai aset tidak berwujud untuk tujuan perpajakan, bukan alat pembayaran yang sah maupun mata uang asing. Panduan tersebut menguraikan kapan pajak penghasilan atau pajak capital gains dapat dikenakan, termasuk untuk aktivitas seperti trading, staking, mining, partisipasi DeFi, dan token swap. Afrika Selatan juga menyiapkan implementasi CryptoAsset Reporting Framework (CARF), di mana penyedia layanan kripto akan mengumpulkan dan melaporkan data pelanggan serta transaksi kepada SARS. Periode pelaporan pertama ditetapkan 1 Maret 2026 hingga 28 Februari 2027. Draf "Crypto Asset Manual" masih dibuka untuk konsultasi publik, dengan batas penyampaian masukan hingga 30 September. Jika ditetapkan, aturan ini akan memperketat cara warga Afrika Selatan memindahkan kripto melintasi perbatasan dan memperluas jejak regulasi pada ekosistem kripto domestik yang kian berkembang.
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
1j yang lalu
Aturan baru regulator Korsel menekan volume transaksi ETF leveraged
Huo Xing Finance melaporkan, pada 4 Agustus, volume transaksi ETF leveraged yang terkait dengan dua raksasa chip Korea Selatan anjlok setelah otoritas setempat menerapkan langkah regulasi untuk meredam permintaan ETF leveraged yang belakangan memicu volatilitas pasar tajam. KODEX singlestock ETF yang melacak SK Hynix—salah satu ETF leveraged singlestock terbesar di negara itu—mencatat volume harian turun menjadi 59 juta unit pada Senin, level terendah sejak 4 Juni. Produk leveraged lain yang terkait dengan Samsung Electronics juga membukukan volume transaksi terendah sejak diluncurkan pada akhir Mei. Peter Park, Assistant Head of Korean Equity Sales di NH Investment & Securities, mengatakan: "Gelembung leverage spekulatif pada saham teknologi utama telah mengempis, baik saat pasar naik maupun turun. Investor masih bisa menjual posisi yang sudah ada tanpa pembatasan, tetapi pembelian baru menghadapi hambatan masuk berupa kebutuhan dana tunai yang tinggi, sehingga perdagangan leveraged spekulatif oleh investor ritel pada praktiknya telah berakhir." Sebelumnya, regulator Korea Selatan menaikkan persyaratan margin tunai minimum bagi investor ETF leveraged singlestock dari 10 juta won menjadi 30 juta won. Dibandingkan volume transaksi sebesar 12,4485 triliun won pada hari bursa terakhir sebelum kebijakan berlaku (30 Juli), volume transaksi terkini untuk produk-produk ini turun menjadi sekitar sepersepuluhnya.
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
1j yang lalu
ETF leveraged 2x berbasis saham Samsung dan SK Hynix menyusut usai pengetatan regulator Korea Selatan
Eksperimen Korea Selatan dengan ETF leveraged berbasis satu saham berubah cepat dari euforia menjadi kerugian. Volume transaksi produk leveraged 2x yang melacak Samsung Electronics dan SK Hynix anjlok setelah regulator pada praktiknya menutup akses investor ritel, dengan menaikkan persyaratan setoran minimum menjadi tiga kali lipat serta menghentikan pencatatan produk baru. Dari demam beli ke kejatuhan Sebanyak 16 ETF leveraged satu saham yang terkait raksasa semikonduktor Korea Selatan melantai pada 27 Mei. Investor ritel langsung memborong; pembelian bersih ritel melampaui 13 triliun won (sekitar US$9 miliar) dalam waktu singkat. Pada puncaknya, produk leveraged ini menyumbang hingga 70% dari total nilai transaksi saham Samsung dan SK Hynix. Ketika harga semikonduktor berbalik turun, efek pengganda 2x mempercepat penurunan. Salah satu produk terpopuler, KODEX SK Hynix Single Stock Leverage ETF, jatuh hampir 70% dari puncak Juni. Total dana kelolaan (AUM) gabungan ETF leveraged merosot dari sekitar US$50 miliar menjadi sekitar US$26 miliar, turun hampir setengah. Regulator bertindak, menteri keuangan minta maaf Pada pertengahan Juli, otoritas keuangan Korea Selatan memberlakukan penghentian sementara atas pencatatan ETF leveraged baru dan menaikkan setoran minimum menjadi 30 juta won (sekitar US$20.000). Kebijakan ini secara terbuka ditujukan untuk membatasi akses, terutama hanya bagi investor profesional. Menteri keuangan Korea Selatan juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, menyebut penilaian terhadap profil risiko ETF tersebut sebelum disetujui untuk diluncurkan tidak memadai. Sejak hambatan regulasi diterapkan, perputaran harian produk-produk ini turun tajam. Kombinasi kebutuhan modal yang lebih tinggi dan sikap hati-hati investor setelah kerugian besar membuat likuiditas di segmen tersebut menyusut. Dampaknya melampaui Seoul Bagi investor yang memantau sektor teknologi dan semikonduktor Asia, penurunan AUM dari US$50 miliar ke US$26 miliar berarti tekanan jual yang sempat berasal dari produk leveraged kini berkurang pada saham Samsung dan SK Hynix. Saat produk leveraged menyumbang 70% nilai transaksi pada kedua saham itu, proses deleveraging ketika AUM menyusut kemungkinan memperparah penurunan harga saham dasarnya. Korea Selatan dikenal sebagai regulator yang agresif, termasuk melarang initial coin offerings pada 2017 dan menerapkan persyaratan transaksi dengan nama asli yang ketat untuk perdagangan kripto. Kecepatan otoritas membatasi ETF leveraged mengindikasikan naluri intervensi serupa dapat diterapkan pada produk keuangan lain, baik tradisional maupun digital, bila memicu kerugian ritel yang besar.
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
1j yang lalu
Menkeu AS Dorong Perluasan Fasilitas Repo FIMA di Tengah Kekhawatiran Stabilitas Yen
BlockBeats melaporkan pada 4 Agustus, Menteri Keuangan AS Bessent secara terbuka mendorong Federal Reserve memperluas pemanfaatan Foreign and International Monetary Authorities (FIMA) Repo Facility. Pernyataan ini memicu perhatian pasar mengenai kemungkinan The Fed lebih langsung terlibat dalam upaya Jepang menstabilkan yen. Sejumlah laporan menyebut AS sebelumnya pernah mendukung stabilitas yen melalui pasar valuta asing, sebuah langkah langka yang mencerminkan keterlibatan langsung AS dalam intervensi mata uang. Bessent berharap Jepang ke depan memperoleh likuiditas dolar melalui fasilitas FIMA alih-alih menjual kepemilikan obligasi pemerintah AS (U.S. Treasuries). Langkah itu dinilai dapat menghindari tekanan kenaikan imbal hasil yang biasanya muncul ketika Treasuries dijual. Jepang saat ini memegang sekitar US$1,1 triliun U.S. Treasuries. Sementara itu, estimasi pasar menempatkan skala intervensi yen pada kisaran US$60 miliar hingga US$80 miliar. Fasilitas FIMA memungkinkan bank sentral asing meminjam dolar AS dengan menjaminkan U.S. Treasuries sebagai kolateral, sehingga dapat menekan dampak pasar dari penjualan Treasuries dalam jumlah besar. Meski begitu, seruan publik Bessent agar perangkat The Fed disesuaikan tergolong tidak lazim. Mantan pejabat Departemen Keuangan AS Mark Sobel menilai, pada masa lalu para menkeu umumnya berkoordinasi lewat komunikasi tertutup, bukan menyampaikan tuntutan perubahan perangkat kebijakan moneter secara terbuka. Pasar kini memantau sikap Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh. Warsh sebelumnya menyatakan The Fed dapat bekerja sama dengan cabang eksekutif dan Kongres dalam isu keuangan internasional, serta menjaga komunikasi yang erat dengan Bessent. Sejumlah analis menilai perluasan fasilitas FIMA dapat memperkuat kemampuan bank sentral asing mengelola likuiditas dari kepemilikan U.S. Treasuries, sekaligus mengurangi dampak intervensi mata uang oleh negara seperti Jepang terhadap pasar obligasi pemerintah AS. Rencana ini tetap berada dalam kewenangan The Fed dan memerlukan persetujuan Federal Open Market Committee (FOMC). Pelaku pasar menilai isu utamanya bukan semata soal yen, melainkan langkah Departemen Keuangan AS yang secara terbuka mendorong penyesuaian perangkat kebijakan The Fed. Dinamika ini dinilai berpotensi memengaruhi batas relasi antara Departemen Keuangan dan bank sentral AS ke depan.
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
2j yang lalu
Nigeria Terbitkan Pedoman Pajak Aset Virtual; Pendapatan dari Mining dan Staking Kena Pajak
ChainCatcher melaporkan, mengutip The Nation Online, Federal Inland Revenue Service (FIRS) Nigeria menerbitkan "Guidelines on Taxation of Virtual Assets" yang secara resmi memasukkan aset digital berbasis blockchain seperti cryptocurrency, stablecoin, dan NFT ke dalam sistem perpajakan nasional. Pedoman yang dirilis pada 31 Juli ini menjadi kerangka rinci pertama untuk pengenaan pajak atas penghasilan dari cryptocurrency, stablecoin, governance token, NFT, serta aset virtual lainnya. Aturan tersebut menegaskan bahwa keuntungan dari pelepasan, pertukaran, atau pengalihan aset virtual dikenai pajak sesuai ketentuan perpajakan Nigeria. Penghasilan dari aktivitas blockchain seperti mining, staking, validasi, airdrop, dan imbalan token juga wajib dipajaki. Penilaian aset virtual harus mengacu pada harga pasar dari bursa yang diakui otoritas pajak. Individu dan pelaku usaha diwajibkan menyimpan catatan transaksi secara lengkap. Penyedia layanan aset virtual juga harus mendaftar untuk kepentingan pajak serta melaporkan transaksi bernilai besar atau yang dianggap mencurigakan. Otoritas Sekuritas dan Bursa (SEC) tetap mengawasi aset virtual yang terkait efek, sementara FIRS menangani administrasi perpajakan. Pedoman ini tidak menetapkan tarif pajak khusus untuk cryptocurrency, melainkan menerapkan undang-undang pajak yang sudah berlaku. Kebijakan tersebut menyusul perintah eksekutif Presiden Bola Tinubu untuk membentuk kerangka regulasi terkoordinasi bagi aset virtual.
NFT
NFT+0.29%
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
2j yang lalu
Senat Punya 4 Hari untuk Dorong CLARITY Act jelang Reses, Gedung Putih Tinjau Kompromi Etik
Senat AS hanya memiliki empat hari sidang—4 hingga 7 Agustus—untuk memajukan CLARITY Act sebelum memasuki reses mulai 10 Agustus. Pada saat yang sama, Gedung Putih masih menelaah rancangan kompromi terkait ketentuan etik, sehingga salah satu isu terakhir dalam paket regulasi aset digital itu belum tuntas. Organisasi advokasi kripto Stand With Crypto, yang menyebut memiliki lebih dari tiga juta pendukung, mendesak para senator menyetujui RUU tersebut sebelum reses. Kelompok itu menilai dukungan datang dari Wall Street, industri kripto, dan sejumlah organisasi lain. Stand With Crypto juga berencana memberi penilaian pada suara setiap senator terkait CLARITY Act, menambah tekanan politik menjelang penutupan masa sidang. Fokus negosiasi kini mengarah ke respons Gedung Putih atas usulan tandingan soal etik yang diajukan Senator Thom Tillis (RNC) dan Senator Ruben Gallego (DAZ). Jurnalis Eleanor Terrett melaporkan pemerintah sedang meninjau proposal itu. Ketua Komite Perbankan Senat, Senator Tim Scott (RSC), menyatakan harapan agar legislasi aset digital dapat segera maju, seiring jadwal yang kian sempit dan dipantau investor, perusahaan aset digital, serta pasar keuangan. Kesepakatan akhir akan memengaruhi cara lembaga federal mengawasi bursa kripto, pialang komoditas digital, penerbit token, kustodian, layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan pelaku pasar lain. Rumusan etik menjadi titik penting karena mengaitkan aturan industri dengan pembatasan transaksi aset digital yang melibatkan pejabat federal. Versi terbaru CLARITY Act dirilis Senator Cynthia Lummis (RWY) pada 22 Juli, menggabungkan pekerjaan Komite Perbankan dan Komite Pertanian setelah berbulan-bulan negosiasi mengenai perlindungan konsumen, kewenangan penegakan, pengawasan pasar, keamanan nasional, dan kerangka pengawasan federal untuk aset digital. Naskah setebal 616 halaman itu menetapkan kerangka registrasi bagi bursa komoditas digital, broker, dealer, dan kustodian berkualifikasi; juga memuat ketentuan tentang aset nasabah, pengembang perangkat lunak, DeFi, imbal hasil stablecoin, keamanan siber, pendanaan ilegal, self-custody, perlindungan kebangkrutan, serta persyaratan etik. Sebelumnya, anggota komite meloloskan RUU ini melalui pemungutan suara bipartisan di Komite Perbankan Senat dengan hasil 15–9, membuka jalan menuju pembahasan di pleno setelah negosiasi mengenai pembagian tanggung jawab regulator, penguatan perlindungan konsumen, perangkat penegakan, dan kebijakan yang ditujukan untuk mendukung inovasi aset digital. Dukungan juga datang dari luar Capitol Hill. Ketua U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) Paul Atkins menyatakan optimisme Kongres dapat mengesahkan langkah tersebut. Executive Chairman Strategy Inc. (Nasdaq: MSTR) Michael Saylor ikut mendukungnya sebagai upaya membangun aturan aset digital AS yang lebih jelas. Dengan hanya empat hari sidang tersisa, taruhan politik meningkat. Para pendukung kemungkinan membutuhkan 60 suara untuk melewati hambatan prosedural sebelum masuk tahap pertimbangan final. Galaxy Research baru-baru ini menaksir peluang RUU menjadi undang-undang pada 2026 sebesar 30%, di tengah tarik-ulur klausul etik dan tekanan jadwal. Bagian etik mencakup pembatasan atas transaksi aset digital tertentu, kewajiban pelaporan, studi oleh Government Accountability Office, tanggal mulai berlaku, serta ketentuan sunset. Umpan balik Gedung Putih akan menentukan apakah perunding merevisi pasal-pasal tersebut dalam sisa empat hari ini atau melanjutkan pembahasan setelah Senat kembali bersidang pada September.
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
3j yang lalu
TERKINI: Blockchain Association Kirim Surat ke Pimpinan Senat Thune dan Schumer, Bantah Klaim National Sheriffs' Association soal Clarity Act
TERKINI: Blockchain Association menyurati pimpinan Senat AS John Thune dan Chuck Schumer untuk menanggapi secara rinci klaim National Sheriffs' Association terkait Clarity Act. Dalam surat tersebut, asosiasi itu membantah poin demi poin pernyataan organisasi sheriff nasional mengenai isi dan dampak rancangan regulasi tersebut.
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
4j yang lalu
Intervensi valas terbaru Jepang diperkirakan menelan biaya US$8,7 miliar untuk menopang yen
BlockBeats melaporkan, pada 4 Agustus sumber di AS menyebut Bank of Japan (BOJ) kemungkinan menggelontorkan sekitar US$87 miliar (setara 11 triliun yen) dalam intervensi pasar valuta asing terbarunya guna mendukung nilai tukar yen. Berdasarkan perhitungan dari data pasar uang terbaru BOJ, bank sentral diduga melakukan pembelian yen pada 30 dan 31 Juli masing-masing sebesar US$53 miliar dan US$34 miliar. Totalnya mencapai US$87 miliar atau sekitar 11 triliun yen. (CCTV)
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
5j yang lalu
Intervensi valas terbaru Jepang diperkirakan menelan US$87 miliar untuk menopang yen
Huo Xing Finance melaporkan bahwa pada 4 Agustus, sumber-sumber di AS menyebut Bank Sentral Jepang kemungkinan menggelontorkan sekitar US$87 miliar, setara 11 triliun yen, dalam intervensi pasar valuta asing terbaru guna menjaga nilai tukar yen. Berdasarkan perhitungan dari data pasar uang terbaru Bank of Japan, dana tersebut diperkirakan digunakan untuk membeli yen: sekitar US$53 miliar pada 30 Juli dan US$34 miliar pada 31 Juli, sehingga total mencapai US$87 miliar (11 triliun yen). (CCTV)
Dipilih
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
6j yang lalu
Senat AS Diperkirakan Voting RUU Kripto CLARITY dalam Empat Hari ke Depan, Jelang Reses Agustus
Pemimpin Mayoritas Senat John Thune mengatakan ia masih memperkirakan Senat akan melakukan pemungutan suara atas RUU kripto CLARITY Act dalam empat hari ke depan, sebelum para legislator meninggalkan Washington untuk reses Agustus.
Dipilih
copyLink
twitter
telegram
linkedIn
Lebih Banyak
news-icon

Artikel pilihan

01

Bithumb tetapkan target IPO 2028 dalam revisi jadwal ketiga dalam tiga tahun

02

Jepang konfirmasi intervensi yen bersama AS, beri sinyal siap ambil langkah lanjutan

03

Jembatan lintas-chain Ethereum milik Verus Protocol diretas, US$7.44 million terkuras akibat notarization mismatch

04

Taruhan favorit Wall Street di saham chip goyah saat SOX bergejolak dan anjlok 21% pada Juli

05

Celah firmware Coldcard menguras lebih dari $70M Bitcoin

06

Saham GSM Foils anjlok 20% setelah direktur utama ditembak dan direktur ditahan polisi

hot-tag-icon

Tag populer

Technical AnalysisTradingStocksEthereumStablecoinTokenized StocksSolanaCommodityRWAGeopoliticsMemecoinOtherDEXWalletScamsMacroBNBMarket AnalysisStock IndexAirdropsDeFiForexNFTFinanceSecurityGameFiTechNFT GamingRegulationOpinion
hot-coin-icon

Kripto populer hari ini

VIC
VIC
Viction
0.0493
+0.64%
BTC
BTC
Bitcoin
63,990.04
+0.01%
HFT
HFT
Hashflow
0.009297
+0.20%
TUT
TUT
Tutorial
0.02272
+0.20%
TRUST
TRUST
Intuition
0.05246
+0.07%
TOWNS
TOWNS
Towns
0.00219
+0.08%
PIPPIN
PIPPIN
Pippin
0.018444
+0.15%
ROBO
ROBO
Fabric Protocol
0.01269
+0.10%
SKYAI
SKYAI
SKYAI
0.04665
+0.39%
  • Layanan

    Unduh APP

    Download di iOS & Android

    Unduh APP
    Biaya TradingBeritaListing Jalur CepatAplikasi Merchant P2PSignal TradingTradingViewBingX AI Skills HubFutures Trading KomoditasFutures Trading Emas

    Dukungan Pengguna

    Panduan PemulaPusat BantuanUmpan BalikPermintaan Penegakan HukumDokumentasi APIProgram Broker BingXVerifikasi BingXKeuntungan VIPPusat Pengetahuan

    Perusahaan

    Tentang KamiLab BingXProgram Afiliasi BingXRencana Cadangan 100%Mengapa Percaya BingXPusat PengumumanBingX Blog

    Ketentuan

    Perjanjian PelangganKebijakan PrivasiPenafianPengungkapan Risiko

    Beli Kripto

    Cara Beli KriptoCara Beli BitcoinCara Beli EthereumCara Beli SolanaCara Membeli VICCara Membeli BTCCara Membeli HFT

    Kalkulator Kripto

    Konverter Mata UangBTC ke USDETH ke USDSOL ke USDVIC ke USDBTC ke USDHFT ke USD

    Harga Kripto

    Semua KoinHarga BitcoinHarga EthereumHarga SolanaHarga VICHarga BTCHarga HFT

© 2018-2026 BingX Seluruh hak cipta

Pemberitahuan Risiko

Cryptocurrency dan derivatif kripto adalah produk keuangan inovatif yang harganya sangat fluktuatif dan sangat berisiko.

Meskipun BingX berkomitmen untuk menyediakan alat trading yang mudah digunakan kepada pengguna, trading itu sendiri masih merupakan bidang yang sangat canggih. Trading aset digital dan turunannya tunduk pada risiko pasar yang tinggi dan volatilitas harga dan dapat mengakibatkan hilangnya sebagian atau seluruh dana akun. Anda harus mempertimbangkan dengan hati-hati dan melakukan penilaian yang jelas untuk mengevaluasi situasi keuangan Anda dan risiko yang disebutkan di atas sebelum menggunakan Layanan BingX. Anda harus bertanggung jawab atas semua kerugian yang timbul karenanya. Jika perlu, silakan berkonsultasi dengan profesional yang relevan untuk membuat keputusan sebelum berinvestasi. Dengan mengakses, mengunduh, menggunakan, atau mengeklik "Saya setuju" untuk menerima Layanan BingX apa pun yang disediakan oleh BingX, Anda setuju bahwa Anda telah membaca, memahami, dan menerima semua syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalam Ketentuan Penggunaan BingX serta Kebijakan Privasi kami.


Trading dengan menyalin atau mereplikasi trading dari trader lain melibatkan risiko tingkat tinggi, bahkan saat menyalin atau mereplikasi trader berkinerja terbaik. Performa masa lalu anggota komunitas BingX bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk performanya di masa mendatang. Konten di platform trading BingX dibuat oleh anggota komunitasnya dan tidak berisi saran atau rekomendasi oleh atau atas nama BingX.

bottom-logo