Harga penyimpanan melesat saat pasokan DRAM dan NAND mengetat di tengah lonjakan permintaan AI
Ringkasan Pasar AI
Pasokan DRAM/NAND yang ketat dan permintaan yang dipacu AI yang semakin cepat mendorong harga memori lebih tinggi, dengan perkiraan kenaikan lebih lanjut untuk DRAM PC dan laporan bahwa kapasitas DRAM/HBM sebagian besar telah habis terjual hingga alokasi 2027. Standar baru High Bandwidth Flash (HBF) juga menandakan investasi berkelanjutan dalam penyimpanan generasi berikutnya. Kondisi ini mendukung margin produsen memori sambil meningkatkan risiko pasokan di hilir, yang sudah terlihat pada keterbatasan di elektronik konsumen.
Level dampak
● Tinggi
Aset terdampak
NCSKSKHYNIX2USD/USDT+0.63%
Wawasan AI · NCSKSKHYNIX2USD/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
BlockBeats melaporkan pada 4 Agustus, pasar storage kian memanas. Sejumlah lembaga menilai harga DRAM dan NAND masih berpeluang naik, dipicu pasokan yang ketat serta meningkatnya kebutuhan komputasi AI.
Dari sisi teknologi, SK Hynix dan SanDisk merilis spesifikasi standar industri pertama untuk High Bandwidth Flash (HBF), yang dinilai mempercepat pengembangan teknologi penyimpanan generasi berikutnya.
Di pasar, rata-rata harga jual produk NAND single-level Korea Selatan naik 35% dibanding bulan sebelumnya pada Juli dan menembus rekor tertinggi. TrendForce memperkirakan, akibat kelangkaan pasokan, harga transaksi tetap (fixed transaction price) DRAM PC pada kuartal III 2026 dapat meningkat 15%–20% dibanding kuartal sebelumnya.
Laporan lain menyebutkan tiga produsen memori terbesar dunia telah menuntaskan negosiasi alokasi kapasitas untuk sepanjang 2027. Kapasitas DRAM dan HBM dilaporkan nyaris habis terjual.
Pada rantai pasok, bisnis foundry wafer Samsung Electronics diperkirakan mencapai utilisasi kapasitas 100% tahun ini. Data Counterpoint menunjukkan Samsung Electronics memperlebar keunggulan pangsa pasar di DRAM, sehingga persaingan antara Micron dan SK Hynix kian memanas.
Di sisi permintaan akhir, ketatnya pasokan memori mulai menekan ketersediaan produk elektronik konsumen. MacBook Air dilaporkan menghadapi kendala pasokan akibat kekurangan memori. Selain itu, unicorn chip AI asal Korea Selatan, DeepX, dikabarkan mengalami lonjakan valuasi hingga empat kali menjadi KRW 3,14 triliun, mencerminkan kuatnya permintaan berkelanjutan di rantai pasok chip AI dan memori.