Kerajaan bijih besi Radiant World yang mengandalkan “kepercayaan” mulai menuai keraguan
Radiant World, pedagang bijih besi yang volume tahunannya melonjak dari sekitar 7 juta ton pada 2014 menjadi 43 juta ton pada 2024 dengan pendapatan tahunan sekitar $12 miliar, kini menghadapi sorotan terkait risiko kredit. Intesa Sanpaolo mengonfirmasi eksposurnya sekitar €200 juta, sementara dana Point Bonita milik Jefferies menyatakan eksposurnya kurang dari $300 juta. Sejumlah pedagang besar, perusahaan tambang, dan bank disebut pernah menjadikan Radiant World sebagai mitra transaksi dan peminjam penting. Kasus ini menyoroti potensi rapuhnya rantai pembiayaan perdagangan komoditas dan dapat mengganggu kepercayaan serta likuiditas di pasar bijih besi.