55m yang lalu
Nazara Technologies catat rugi bersih Rs 82.47 crore pada Q1 FY27; Nitish Mittersain mundur sebagai CEO per 1 September 2026
Nazara Technologies membukukan rugi bersih konsolidasian Rs 82.47 crore pada kuartal pertama yang berakhir 30 Juni, sementara pendapatan dari operasi turun 14% menjadi Rs 428.77 crore pada Q1 FY27. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan mencatat laba bersih konsolidasian Rs 51.34 crore, menurut dokumen keterbukaan kepada regulator. Perusahaan juga menyatakan Nitish Mittersain akan mengundurkan diri sebagai CEO efektif 1 September 2026 dan akan digantikan Raymond Albaladejo Stauffer. Dewan turut merevisi syarat akuisisi Bluetile Games dan BestPlay Systems menjadi pembelian 100% senilai USD 303.02 million (about Rs 2,909 crore).
55m yang lalu
1j yang lalu
FII pangkas kepemilikan di bank besar pada kuartal Juni, giliran bank-bank kecil mencuat
Investor institusi asing (FII) memangkas kepemilikan di bank-bank besar India pada kuartal I FY27, termasuk HDFC Bank, Axis Bank, dan ICICI Bank, sementara Federal Bank justru mencatat kenaikan porsi kepemilikan. Kepemilikan FII di HDFC Bank turun 2.18 poin persentase menjadi 41.82%, Axis Bank turun 2.09 poin persentase menjadi 42.05%, dan ICICI Bank turun 0.69 poin persentase menjadi 33.79%, sedangkan Federal Bank naik 1.66 poin persentase menjadi 27.71%. Pada periode yang sama, indeks Nifty naik 16% pada 1 Juli. Perubahan arus dana ini menunjukkan sentimen jangka pendek investor asing terhadap sektor perbankan melemah, meski pasar secara keseluruhan sedang memantul.
1j yang lalu
1j yang lalu
Saham SBI Funds Management turun 2% usai rilis laporan laba perdana pasca-IPO; laba bersih naik 3.3% jadi Rs 873 crore
SBI Funds Management merilis laporan kuartalan pertamanya sejak IPO untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026, dengan laba bersih naik 3.3% menjadi Rs 873 crore dan pendapatan operasional naik 15.2% menjadi Rs 1,146 crore. Aset kelolaan (AUM) mencapai Rs 12.6 trillion, naik 11% secara tahunan. Meski mencatat pertumbuhan pada sejumlah metrik utama, saham perusahaan di BSE turun 2% ke Rs 576.
1j yang lalu
2j yang lalu
Peak XV dan Elevation Capital incar penjualan 2,3% saham Meesho lewat block deal senilai Rs 1,900 crore
Peak XV dan Elevation Capital berencana melepas 2,3% saham Meesho melalui transaksi block deal senilai sekitar Rs 1,900 crore, mencakup 10.5 crore saham dengan harga dasar yang didiskon 5% dari harga pasar. Meesho pada saat yang sama melaporkan rugi bersih Q1 yang menyempit menjadi Rs 133 crore. Citi mempertahankan rekomendasi Buy dan menaikkan target harga menjadi Rs 220.
2j yang lalu
4j yang lalu
Paytm, LIC, Airtel, BSE, dan ONGC jadi sorotan seiring rencana jual saham Rs 2,002 crore dan agenda kinerja kuartal I
Oil and Natural Gas Corporation (ONGC) membangun fasilitas penyimpanan minyak berkapasitas 1.75 million tonnes di Mangaluru, dengan separuh kapasitas dialokasikan untuk cadangan strategis negara dan sisanya untuk operasi komersial. Tiga investor di One 97 Communications—induk Paytm—berencana melepas saham senilai hingga Rs 2,002 crore melalui transaksi berbasis layar, dan perusahaan tidak akan menerima dana karena ini murni penjualan saham sekunder. Pemerintah akan membuka penawaran penjualan saham Life Insurance Corp (LIC) untuk investor non-ritel mulai Selasa, sementara investor ritel dapat menawar pada Rabu. Airtel, ONGC, dan BSE termasuk emiten yang akan mengumumkan hasil kuartal pertama pada Senin.
4j yang lalu
5j yang lalu
Lelang penutupan baru memicu kebingungan dan ayunan Nifty di menit-menit akhir
Bursa Efek Nasional India (NSE) mulai menerapkan mekanisme lelang penutupan baru yang menggantikan aturan volume-weighted average price (VWAP) 30 menit terakhir. Nifty ditutup di 24,774.30, naik 390.70 poin (1.60%) setelah melonjak 0.8% sekitar pukul 3:28 sore. Sensex berakhir di 78,639.03, naik 544.39 poin (0.70%). Selisih kenaikan kedua indeks mencapai 90 basis poin, jauh di atas kisaran normal 5–10 basis poin, menandakan gangguan langsung pada penetapan harga indeks dan penyelesaian derivatif.
5j yang lalu
11j yang lalu
SEBI bebaskan enam family trust Muthoot dari kewajiban open offer dalam restrukturisasi Muthoot Microfin
Otoritas pasar modal India, SEBI, membebaskan enam family trust Muthoot dari kewajiban melakukan penawaran terbuka (open offer) terkait rencana akuisisi tidak langsung saham di Muthoot Microfin dalam rangka restrukturisasi internal. Setelah transaksi rampung, para trust tersebut akan secara kolektif memegang 63.35 per cent saham dan kendali di Muthoot Fincorp, yang memiliki 50.21 per cent saham Muthoot Microfin. Pembebasan ini diberikan agar struktur transaksi selaras dengan rencana IPO Muthoot Fincorp yang disetujui dewan pada May 16 tahun ini, termasuk pemenuhan ketentuan minimum promoters' contribution (MPC).
11j yang lalu
19j yang lalu
FII kembali net buy pada kuartal Juni ’26 setelah dua kuartal jual bersih; 13 saham melesat hingga 665% dan 5 jadi multibagger
Investor institusional asing (FII) menghentikan tren jual bersih selama dua kuartal dan berbalik menjadi pembeli bersih, yang mendorong reli kuat pada sebagian saham berkapitalisasi menengah dan kecil. Cupid dan Sigma Advanced Systems menjadi contoh, dengan kenaikan harga saham masing-masing 664% dan 450% dalam setahun seiring kenaikan porsi kepemilikan FII. Disebutkan ada 38 saham yang membukukan imbal hasil tahunan di atas 25%, tanpa rincian perubahan pasar secara keseluruhan maupun pemicu seperti kebijakan, kinerja laba, atau fundamental industri.
19j yang lalu
20j yang lalu
Investor global kembali membangun posisi di saham Korea Selatan usai gejolak Juli
Investor global mulai kembali menambah eksposur ke saham Korea Selatan setelah gejolak pasar pada Juli, dengan arus beli bersih harian mencapai rekor 7,2 triliun won (sekitar $5 miliar). Sebelumnya, aset ETF berleverage yang terkait dengan Samsung Electronics dan SK Hynix turun tajam dari hampir $50 miliar pada akhir Juni menjadi sekitar $17 miliar akibat aksi deleveraging. J.P. Morgan memperkirakan proses pengurangan leverage oleh hedge fund pada dasarnya hampir selesai, dengan sekitar 90% penyesuaian neraca telah dilakukan. Arus dana yang kembali ini turut menopang indeks utama Korea Selatan serta saham-saham teknologi berkapitalisasi besar.
20j yang lalu