1j yang lalu
Saham Dabur India turun 2,42% setelah FSSAI melarang klaim “100%” pada madu, ghee, dan air kelapa
Otoritas Keamanan dan Standar Pangan India (FSSAI) melarang Dabur India menjual sejumlah produk makanan yang memuat klaim “100% Natural”, “100% Pure”, dan pernyataan sejenis yang dinilai menyesatkan, termasuk produk santan Dabur Hommade. Regulator menyatakan klaim tersebut tidak sesuai untuk pangan majemuk berdasarkan FSS (Advertising & Claims) Regulations, 2018. Menyusul langkah itu, saham Dabur India turun 2,42% menjadi Rs 415.50. Perusahaan diminta menyampaikan Action Taken Report dalam 15 hari.
1j yang lalu
3j yang lalu
Saham Texmaco Rail jadi sorotan setelah laba bersih Q1 naik 66,8% namun pendapatan turun 16,9%
Texmaco Rail and Engineering melaporkan kinerja kuartal Juni 2024 yang beragam, dengan laba bersih naik 66,8% menjadi 50 crore rupee India. Pada saat yang sama, pendapatan turun 16,9% menjadi 757 crore rupee India dan EBITDA turun 19,6% menjadi 57 crore rupee India, sementara margin EBITDA tetap 8%. Pada Juli, perusahaan juga menerima Letter of Acceptance senilai Rs 0.74 crore dari South Western Railway serta Letter of Award senilai Rs. 70.72 crores dari Central Warehousing Corporation untuk pembuatan dan pasokan rangkaian BLSS beserta Brake Van.
3j yang lalu
13j yang lalu
IPO Anawil Wire and Engineering terserap 4,42 kali pada 3 Agustus; GMP melonjak 30%
Anawil Wire and Engineering memulai penawaran umum perdana (IPO) pada 3 Agustus dan pada hari pertama tercatat kelebihan permintaan 4,42 kali, dengan total pemesanan 2,08 crore saham senilai sekitar Rs 562 crore. Porsi investor institusi (QIB) terserap 7,09 kali, sementara porsi ritel dan investor non-institusi masing-masing 4,25 kali dan 2,79 kali. Perusahaan sebelumnya telah menghimpun Rs 50,6 crore dari 19 investor jangkar. Grey market premium (GMP) naik sekitar 30%, menurut pengamat pasar.
13j yang lalu
14j yang lalu
Motilal Oswal turunkan peringkat Thermax ke “jual”, pangkas target harga menjadi Rs 4.000
Motilal Oswal menurunkan peringkat Thermax menjadi “jual” dan memangkas target harga dari 4.300 rupee menjadi 4.000 rupee. Revisi ini dipicu kinerja 1QFY27 yang jauh di bawah perkiraan, termasuk pembengkakan biaya sekitar INR910m pada proyek yang sedang berjalan di segmen industrial infra serta lebih rendahnya pencatatan pendapatan di segmen industrial products karena penundaan pengakuan. Dengan order book legacy sebesar INR34b yang diperkirakan mendekati rampung pada 2HFY27, tekanan laba jangka pendek dinilai masih berlanjut. Berdasarkan hal itu, Motilal Oswal memangkas estimasi laba FY27/FY28 sebesar 20%/3% dan menilai ulang dengan 40x P/E untuk bisnis inti.
14j yang lalu
19j yang lalu
Motilal Oswal rekomendasikan beli Aditya Birla Capital, target INR480
Aditya Birla Capital (ABCAP) membukukan pendapatan konsolidasi kuartal I FY27 naik 29% (YoY) menjadi sekitar INR147b, sementara laba bersih konsolidasi meningkat sekitar 40% (YoY) menjadi INR11.8b. Portofolio pembiayaan naik 32% (YoY) menjadi INR2.19t, dan total AUM (termasuk reksa dana, asuransi jiwa, dan asuransi kesehatan) naik sekitar 36% (YoY) menjadi INR7.53t. Perusahaan juga berhasil menghimpun modal ekuitas sebesar INR40b dari pemegang saham pengendali dan International Finance Corp melalui penjatahan preferen. Kinerja tersebut mencerminkan pertumbuhan yang kuat pada platform layanan keuangan terintegrasi, menurut laporan riset Motilal Oswal.
19j yang lalu
20j yang lalu
Saham tak tercatat Zepto anjlok 23% dalam lima hari, pasar abu-abu mengindikasikan valuasi di bawah $3.5 miliar
Saham tak tercatat Zepto turun 23% dalam lima sesi perdagangan setelah perusahaan quick-commerce itu menunda rencana IPO dan memilih penggalangan dana pre-IPO yang lebih kecil, dengan pasar abu-abu kini mengindikasikan valuasi di bawah $3.5 miliar. Perusahaan disebut menargetkan penggalangan sekitar Rs 1,000 crore lewat penempatan pre-IPO, menurut Moneycontrol. Kuotasi grosir di pasar tidak tercatat turun dari sekitar Rs 35 menjadi Rs 27 per saham dalam sepekan, dan level saat ini berarti harga hampir 60% di bawah puncaknya. Perdebatan valuasi berlangsung di tengah pertumbuhan pendapatan, namun rugi bersih masih melebar berdasarkan data dalam DRHP dan catatan analis.
20j yang lalu
21j yang lalu
Saham IEX jatuh lebih dari 4% setelah Mahkamah Agung izinkan CERC susun aturan market coupling
Saham Indian Energy Exchange (IEX) turun lebih dari 4% pada perdagangan Senin sore setelah Mahkamah Agung menolak mengadili permohonan perusahaan terkait kasus market coupling. Putusan itu membuka jalan bagi Central Electricity Regulatory Commission (CERC) untuk melanjutkan penyusunan regulasi. Sejak 2024, CERC telah menyetujui shadow pilot dan menugaskan Grid Controller of India untuk menjalankannya, dengan IEX, PXIL, dan HPX bergiliran menjadi operator market coupling. Mulai Januari 2026, Grid Controller of India dijadwalkan mengagregasi harga lintas platform dan menerbitkan satu harga acuan.
21j yang lalu
21j yang lalu
Saham Ashok Leyland naik 3,26% ke Rs 171.60 pada perdagangan awal Senin
Saham Ashok Leyland menguat 3,26% ke Rs 171.60 pada perdagangan awal Senin. Untuk tahun yang berakhir Maret 2026, perusahaan membukukan pendapatan konsolidasi Rs 56,362.08 Crore, naik dari Rs 48,535.14 Crore pada Maret 2025, sementara laba bersih naik menjadi Rs 3,669.36 Crore dari Rs 3,351.21 Crore. Pada kuartal yang berakhir Maret 2026, laba bersih tercatat Rs 1,346.73 Crore, naik dari Rs 1,234.38 Crore pada kuartal Maret 2025. Perseroan mengumumkan dividen interim Rs 1.00 per saham (100%) yang efektif 18 November 2025 dan dividen interim Rs 2.50 per saham (250%) yang efektif 3 Juni 2026.
21j yang lalu
22j yang lalu
Saham Hyundai Motor India naik 2,19% ke Rs 2,228.40 pada perdagangan awal
Saham Hyundai Motor India (HYUNDAI) menguat 2,19% pada perdagangan awal ke Rs 2,228.40. Perusahaan membukukan pendapatan kuartal yang berakhir Juni 2026 sebesar Rs 16,334.63 Crore dan laba bersih Rs 888.62 Crore, turun dibanding kuartal sebelumnya. Secara bersamaan, Hyundai Motor India mengumumkan dividen final tahun fiskal 2025-26 sebesar Rs 21 per saham (210%) dengan tanggal pencatatan (record date) 5 Agustus 2026. Kebijakan dividen tersebut menjadi pemicu langsung kenaikan harga saham hari itu.
22j yang lalu