2j yang lalu
Saham NALCO menguat usai dua broker menaikkan rekomendasi, analis terbelah antara 'buy' dan 'sell'
Kinerja National Aluminium Company Ltd. (NALCO) pada kuartal I FY2026 tercatat kuat, dengan pendapatan ₹3,806.9 crore naik 39% secara tahunan dan laba bersih melonjak 91% menjadi ₹1,049 crore. EBITDA meningkat 82% menjadi ₹1,488 crore, ditopang kenaikan harga aluminium, produksi yang lebih tinggi, serta pertumbuhan volume penjualan. Perusahaan juga melanjutkan tahap pra-komisioning kilang alumina berkapasitas 1 juta ton per tahun yang ditargetkan mulai beroperasi komersial pada kuartal III FY2027. NALCO turut menargetkan peningkatan produksi batu bara captive menjadi 4.8 juta ton per tahun untuk membantu meredam tekanan biaya.
2j yang lalu
14j yang lalu
UPL perkirakan kenaikan harga berlanjut di industri agrokimia sepanjang sisa FY27
UPL memperkirakan industri agrokimia masih akan menaikkan harga sepanjang sisa FY27 karena biaya input tetap tinggi dan ketidakpastian geopolitik berlanjut. Manajemen menyebut langkah penetapan harga lebih awal membantu melindungi margin, sementara proyeksi kenaikan lanjutan diperkirakan tetap di kisaran satu digit rendah hingga menengah. Pada kuartal Juni, seluruh lini bisnis mencatat kenaikan harga, termasuk India crop protection 8–9%, benih 13–14%, dan specialty chemicals 34–35%. Secara total, penetapan harga menyumbang sekitar 3% pertumbuhan pendapatan dan mendorong contribution margin naik ke 45.2% dengan pertumbuhan pendapatan kuartalan lebih dari 10% secara tahunan.
14j yang lalu
17j yang lalu
Laba bersih KEI Industries Q1 naik 40,1% jadi ₹274 crore, margin menguat
KEI Industries membukukan laba bersih konsolidasi sebesar ₹274 crore pada kuartal I, naik 40,1% dari periode yang sama tahun lalu. Pendapatan operasional meningkat 23% menjadi ₹3,185 crore, sementara EBITDA melonjak 53,4% menjadi ₹396 crore. Margin laba setelah pajak membaik menjadi 8,61% dan margin EBITDA naik menjadi 12%. Kinerja ini ditopang permintaan yang kuat di segmen kabel dan kawat serta perbaikan bauran produk.
17j yang lalu
17j yang lalu
Paytm bersiap untuk block deal hingga ₹2,021 crore saat Saif Partners dan Elevation Capital pangkas 2.3% saham pada 4 Juli
Paytm (ONUS) dijadwalkan menjalankan transaksi block deal pada 4 Juli, saat investor awal Saif Partners dan Elevation Capital berencana melepas sekitar 2.3% saham atau hingga 1.49 crore saham, dengan nilai maksimal ₹2,021 crore (sekitar $210 million). Saham ditawarkan pada harga dasar ₹1,339.65 per lembar, atau diskon 4.99% dari penutupan sebelumnya. Transaksi ini merupakan penjualan saham di pasar sekunder sehingga tidak melibatkan penggalangan dana oleh perusahaan.
17j yang lalu
17j yang lalu
Pendapatan Torrent Power pada kuartal Juni naik 2.8% menjadi ₹8,124 crore, laba bersih turun 12.7%
Torrent Power Ltd. membukukan kinerja campuran pada kuartal Juni, dengan pendapatan naik 2.8% menjadi ₹8,124 crore dan EBITDA meningkat 3.7% menjadi ₹1,538 crore. Namun, laba bersih turun 12.7% menjadi ₹639 crore karena biaya keuangan yang lebih tinggi, sementara margin operasi bertahan di 19%. Perusahaan juga menyebut gangguan geopolitik yang memengaruhi pasokan LNG ikut menekan kinerja pembangkit termalnya. Distribusi dan energi terbarukan menjadi penopang, masing-masing mencatat pertumbuhan EBITDA 10% dan 6%.
17j yang lalu
18j yang lalu
Laba kuartal Juni GE Shipping melonjak lebih dari 2x menjadi ₹1,309 crore, ditopang bisnis pelayaran
The Great Eastern Shipping Company (GE Shipping) membukukan laba bersih kuartal Juni 2026 sebesar ₹1,309 crore, naik lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Pendapatan dari operasi meningkat 66.9% (year on year) menjadi ₹2,005.4 crore, sementara margin EBITDA naik ke 66.7% dari 53.5%. Dewan perusahaan juga mengumumkan dividen interim ₹14.40 per saham. Menjelang rilis kinerja, sahamnya ditutup menguat 3.97% di ₹1,404 di NSE pada Senin.
18j yang lalu
18j yang lalu
Laba DLF kuartal I naik 4,1% jadi ₹793.9 crore, pemesanan penjualan baru ₹657 crore
Raksasa properti India DLF membukukan laba bersih konsolidasi ₹793.9 crore pada kuartal I, naik 4,1% dari periode yang sama tahun lalu. Pendapatan turun 52,9% menjadi ₹1,280.3 crore, sementara EBITDA merosot 58,7% menjadi ₹150.3 crore. Bisnis sewa tetap solid dengan portofolio sekitar 50 million square feet dan tingkat hunian 95%. Pemesanan penjualan baru selama kuartal tersebut tercatat ₹657 crore.
18j yang lalu
19j yang lalu
Rugi Restaurant Brands Asia kuartal I menyempit menjadi ₹28 crore; Burger King mencetak rekor pendapatan dan EBITDA
Restaurant Brands Asia Ltd membukukan rugi bersih kuartal I sebesar 28,3 crore rupee, menyempit dari 41,9 crore rupee pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan operasional naik 17,9% menjadi 822,6 crore rupee, sementara EBITDA meningkat 37,7% menjadi 100,1 crore rupee dan margin EBITDA membaik ke 12,2%. Di India, Burger King mencatat pertumbuhan penjualan gerai yang sama (SSSG) 12,6%, level tertinggi dalam 15 kuartal terakhir. Saham perseroan ditutup di ₹70,87, turun ₹4,29 atau 6,44% di BSE.
19j yang lalu